Home Start Back Next End
  
38
masalah tersebut dapat dipicu oleh rangsangan
internal atau eksternal. Secara internal,
beberapa 
kejadian 
umum 
menyebabkan 
pengenalan 
masalah. 
Secara 
eksternal,
pembeli mungkin mendapatkan ide baru di
pameran dagang, melihat iklan, atau
menerima
telepon
dari
wiraniaga
yang
menawarkan
produk
yang
lebih
baik
atau
harga yang lebih rendah. Para pemasar bisnis dapat merangsang pengenalan masalah
melalui surat, telemarketing, dan menelepon calon pelanggan.
2.Perumusan kebutuhan dan Spesifikasi Produk Umum
Berikutnya,
pembeli
menetapkan
karakteristik
umum dan
kuantitas
barang
yang
dibutuhkannya. Untuk produk standar, tahap itu sederhana. Untuk produk yang rumit,
pembeli harus bekerja sama dengan pihak lain untuk menentukan karakteristik seperti
keandalan, daya tahan, dan harga. Para pemasar
bisnis
dapat
membantu
pembeli
dengan menjelaskan bahwa produknya benar-benar sesuai dengan kebutuhan pembeli
tersebut. Sekarang organisasi pembelian menyusun spesifikasi teknis produk tertentu.
Sering
terjadi perusahaan
menugaskan tim perekayasaan analisis
nilai produk proyek
tersebut.   Analisis   nilai   produk   adalah   pendekatan   penurunan   biaya   dimana
komponen-komponen
produk
dipelajari
secara
mendalam untuk
menentukan
apakah
komponen
itu
dapat
dirancang
ulang,
distandardisasi, atau dibuat dengan metode
produksi yang lebih murah. Para pemasok juga
dapat
menggunakan
analisis
nilai
produk
sebagai
alat
untuk
menetapkan
posisi dirinya
sehingga
mampu
menggaet
pelanggan tersebut.
3.Pencarian pemasok
Pada tahap ini, pembelian tersebut berusaha mengidentifikasi pemasok yang paling
sesuai.
Peralihan
ke
pembelian
internet
memiliki
implikasi
yang
berjangkauan
jauh
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter