Home Start Back Next End
  
3
mencukupi demand yang ada, hasilnya terjadi lost sales
yang berakibat pula pada
kerugian perusahaan.
Dalam   hal   ini,   perusahaan   menggunakan   estimasi   berdasarkan   intuitif
sehingga seringkali kuantitas produksi tidak sesuai dengan demand konsumen.
Perusahaan tidak menggunakan perencanaan produksi yang tepat untuk
menghasilkan kuantitas produksi berbagai varian roti yang seimbang dengan
demand
konsumen,
sehingga
ada
saat
dimana
perusahaan
mengalami
lost
sales
dan bahkan sebaliknya, retur yang terlalu besar. Dengan demikian, biaya produksi
perusahaan
menjadi
semakin besar akibat ketidakseimbangan antara produksi dan
retur yang terjadi.
1.3 Ruang Lingkup
Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kuantitas produksi yang optimal
bagi perusahaan diseimbangkan dengan tingkat rertur yang seharusnya terjadi
untuk meminimasi biaya produksi. Dengan demikian,
ada
beberapa
batasan
dan
asumsi yang dikemukakan seiring dengan observasi yang dilakukan :
1.   Penelitian dilakukan pada perusahaan Mr. Bread, dimulai pada bulan Februari
2007 dan diakhiri pada bulan Mei 2007.
2.   Observasi dilakukan pada perencanaan produksi
keseluruhan dari perusahaan,
dimana Mr.
Bread sendiri
menghasilkan 2 jenis
varian produk, roti tawar dan
roti manis.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter