|
48
demikian, peringkat didasarkan pada perusahaan (company-based), sedangkan bobot
dalam tahap 2 didasarkan pada
industri (industry-based). Penting untuk diperhatikan
bahwa ancaman dan peluang dapat diberi peringkat 1, 2, 3, atau 4.
4.
Kalikan
masing-masing
bobot
faktor
dengan
peringkatnya
untuk
menentukan
nilai
tertimbang.
5.
Jumlahkan
nilai
tertimbang
dari
masing-masing
variabel
untuk
menentukan
total
nilai tertimbang bagi organisasi.
Tanpa memedulikan jumlah peluang dan ancaman kunci
yang dimasukkan dalam
matriks
EFE, total
nilai
tertimbang tertinggi
untuk suatu organisasi adalah 4,0
dan
nilai
tertimbang terendah
adalah
1,0.
Total
nilai
tertimbang rata-rata
adalah
2,5.
Total
nilai
tertimbang sebesar 4,0
mengindikasikan bahwa organisasi
merespon dengan sangat baik
terhadap
peluang
dan
ancaman
yang
ada
dalam
industrinya.
Dalam
kata
lain,
strategi
perusahaan
secara
efektif
mengambil
keuntungan
dari
perluang
yang
ada
saat
ini
dan
meminimalkan efek
yang
mungkin
muncul
dari
ancaman
eksternal. Total
nolai
1,0
mengindikasikan
bahwa
perusahaan
tidak memanfaatkan
peluang
atau
tidak
menghindari ancaman eksternal.
2.2.7.4 Analisis Internal Perusahaan: Matriks Evaluasi Faktor Internal
Menurut
David
(2006,
p206-209), matriks
Evaluasi
Faktor
Internal
(IFE)
berfungsi
untuk meringkas dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan utama dalam area
fungsional bisnis, dan
juga
memberikan dasar
untuk
mengidentifikasi dan
mengevaluasi
hubungan antara area-area tersebut.
|