Home Start Back Next End
  
18
adalah perasaan senang atau pernyataan emosi yang positif dari hasil pemenuhan
suatu pekerjaan atau pengalaman-pengalaman pekerjaan.
     Menurut penelitian yang dilakukan oleh Luthans (2002), kepuasan kerja adalah
suatu keadaan emosi seseorang yang positif maupun menyenangkan yang
dihasilkan dan penilaian suatu pekerjaan atau pengalaman kerja
     Menurut penelitian yang dilakukan oleh Handoko (2001), kepuasan kerja atau
“job satisfaction”
adalah keadaan emosional yang bersifat menyenangkan atau
sebaliknya yang ditimbulkan dari bagaimana karyawan memandang pekerjaannya.
Kepuasan kerja merupakan cerminan perasaan pekerja terhadap pekerjaannya.  
     Maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja adalah perasaan atau emosi
positif atau negatif individu terhadap pekerjaannya.
2.1.5.2 Faktor-faktor Kepuasan Kerja
     Menurut Robbins dan Coulter (2005) yang mengutip teori Luthans, kepuasan
kerja terdiri dari enam faktor, yaitu pekerjaan itu sendiri (work it self), menurut
Robbins (2001) karyawan menyukai pekerjaan yang memberi kesempatan untuk
menggunakan keterampilan dan kemampuan mereka dan menawarkan beragam
tugas. Gaji (pay), menurut Robins (2001) karyawan menginginkan sistem upah
yang dipersepsikan adil, yang didasarkan tingkat keterampilan individu dan
standar pengupahan. Kesempatan promosi (promotion opportunity), menurut
Robbins (2001, p 150) karyawan berusaha mendapatkan kebijakan dan praktik
promosi yang adil. Lalu atasan (supervision), dan rekan kerja (work group).
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter