|
20
Tiongkok,
walaupun
secara
perlahan-lahan
teh
putih
dalam kemasan
teh
celup juga mulai populer.
Teh Hijau
Pada
teh
hijau,
daun
teh
tidak
mengalami
fermentasi.
Oleh
karena
daun
teh tidak mengalami
fermentasi, maka struktur hijau daun masih bisa
dipertahankan dengan proses pelayuan atau pemanasan. Karena tidak
melalui proses fermentasi, teh hijau sering disebut sebagai teh
unfermented.
Teh Oolong
Daun teh difermentasi sebentar saja/ tidak full fermentasi dan proses
fermentasi hanya berlangsung setengahnya saja. Teh Oolong sering
disebut juga sebagai teh semi fermentasi.
Teh Hitam atau teh merah
Teh
yang
mengalami
fermentasi
penuh,
menghasilkan
teh
dengan
cita
rasa yang kuat dan pekat.
Selain
memberi
pengaruh
perubahan
warna,
proses
fermentasi
atau
oksimatis
ini juga menghasilkan perbahan
pada
aroma
dan
cita
rasa.
Semakin
lama
proses
oksimatis berlangsung, maka pengaruh kekuatan cita rasa dan kualitas warna akan
semakin
kuat.
Pada
proses
oksimatis
ini,
senyawa
katekin
akan
berubah
menjadi
senyawa
baru
yang
dikenal
dengan
nama theaflavin
dan
thearubigin.
Theaflavin
bertanggungjawab terhadap cita rasa teh hitam, sementara
thearubigin
bertanggungjawab terhadap kualitas warna seduhan pada teh hitam.
Adapun jenis-jenis teh yang lain yang cukup populer yaitu:
Pu-erh
Teh pu-erh terdiri dari dua jenis: "mentah" dan "matang." Teh pu-erh yang
masih "mentah" bisa langsung digunakan untuk dibuat teh atau disimpan
beberapa waktu hingga "matang". Selama penyimpanan, teh pu-erh
mengalami
oksidasi
mikrobiologi
tahap
kedua.
Teh
pu-erh
"matang"
dibuat
dari
daun
teh
yang
mengalami
oksidasi
secara
artifisial
supaya
menyerupai
rasa
teh
pu-erh
"mentah"
yang
telah lama
disimpan dan mengalami
proses
penuaan alami. Teh pu-erh "matang" dibuat dengan mengontrol kelembaban
dan temperatur daun teh mirip dengan proses pengomposan. Teh pu-erh
biasanya
dijual
dalam bentuk
padat
setelah
dipres
menjadi
seperti
batu
bata,
piring kecil atau mangkuk. Teh pu-erh dipres agar proses oksidasi tahap kedua
bisa berjalan, karena teh pu-erh yang tidak dipres tidak akan mengalami
proses pematangan. Semakin lama
disimpan, aroma teh pu-erh menjadi
semakin enak. Teh pu-erh yang masih "mentah" kadang-kadang disimpan
|