Start Back Next End
  
15
Berdasarkan beberapa definisi teori diatas, maka produk didefinisikan sebagai
fokus inti dari semua bisnis. Produk merupakan elemen dari keseluruhan penawaran
pasar. Kumpulan dari atribut-atribut yang nyata maupun tidak nyata, termasuk di
dalamnya kemasan, warna, harga, kualitas dan merek ditambah dengan jasa dan
reputasi
penjualannya.
Bagi konsumen, produk identik dengan perusahaan. Bagi
pesaing, produk merupakan sasaran yang harus dikerahkan.
Menurut Tjiptono (2008) klasifikasi produk bisa dilakukan atas berbagai
macam sudut pandang, yaitu :
Berdasarkan wujudnya :
1)
Barang merupakan produk yang berwujud fisik, sehingga bisa dilihat, diraba
atau disentuh, dirasa, dipegang, disimpan, dipindahkan, dan perlakuan fisik
lainnya.
2)
Jasa merupakan aktivitas, manfaat atau kepuasan yang ditawarkan untuk
dijual (dikonsumsi pihak lain). “Jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan
yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya
tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apa pun. Produknya
dapat dikaitkan atau tidak dikaitkan dengan suatu produk fisik”
Berdasarkan daya tahannya :
1.
Barang Tidak Tahan Lama (Non-durable Goods)
Barang tidak tahan lama adalah barang berwujud yang biasanya habis
dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali pemakaian. Contohnya adalah
sabun, minuman dan makanan ringan, kapur tulis, gula dan garam.
2.
Barang Tahan Lama (Durable Goods)
Barang tahan lama merupakan barang berwujud yang biasanya bisa bertahan
lama dengan banyak pemakaian (umur ekonomisnya untuk pemakaian
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter