Home Start Back Next End
  
26
pendiri
Motorola Six Sigma Research Institute, selanjutnya memperhalus
metodologinya,
bukan
saja
untuk
menghapus pemborosan tetapi juga mengubahnya
menjadi pertumbuhan.
Kemudian ide tersebut diajukan kepada CEO Motorola yaitu Bob Gavin, yang
kemudian ide tersebut dijadikan sebagai pedoman atau acuan untuk menyelesaikan
permasalahan  kualitas  yang  ada  di  Motorola  pada  saat  itu.  Six  Sigma  dijadikan
sebagai  strategi  utama  Motorola  untuk  dapat  menghasilkan  produk-produk  yang
sesuai
atau
cocok
dengan
keinginan
konsumen.
Pendekatan
yang
biasa
digunakan
oleh Motorola adalah
measure, analyze,
improve dan control. Kemudian pada
tahun
1987, Motorola berhasil menerapkannya sebagai kunci sukses. Sebagai hasilnya pada
tahun
1988
Motorola
memenangkan
penghargaan
paling
bergengsi
dalam bidang
kualitas
yaitu
The
Malcolm
Baldrige
National
Quality
Award
(MBNQA).
Tahun
1990,   Motorola   bersama   dengan   beberapa   perusahaan   seperti   IBM,   Texas
Instruments dan Xerox membuat konsep Black Belts (BBs) yang dijadikan sebagai
ahli
dalam menggunakan
metode
statistic. Lalu, Allied Signal
(sekarang Honeywell
International  Inc)  dan  General  Electric  Co  berhasil  menggunakan  dan
mempopulerkan Six Sigma Motorola tersebut.
2.3.2   Apakah Six Sigma itu?
Six
Sigma
adalah sebuah
proses
bisnis
yang
dapat
membuat
perusahaan-
perusahaan
secara
drastic
meningkatkan laba
mereka
dengan
meningkatkan
dan
memonitor
aktifitas
bisnis
harian
dengan
cara
meminisasi
pemborosan
dan
sumber
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter