|
19
pengukuran
yang
menjelaskan
tentang
proses
dalam
suatu
system
industri,
untuk
meningkatkan kualitas produk, guna memenuhi kebutuhan dan ekspetasi pelanggan.
Pengertian
kualitas
dalam konteks
peningkatan
proses
adalah
bagaimana
baiknya kualitas suatu produk (barang dan/atau jasa) itu memenuhi spesifikasi dan
toleransi yang ditetapkan oleh bagian desain dan pengembangan dari suatu
perusahaan.
2.1.4 Pandangan Modern dan Tradisional Terhadap Kualitas
(Gasperz, 2001) Secara tradisional, para pembuat produk biasanya melakukan
inspeksi
terhadap
prduk
setelah
produk
itu selesai
dibuat
dengan
jalan
menyortir
produk yang baik dari yang kurang baik, kemudian mengerjakan ulang bagian-bagian
produk
yang cacat
itu. Dengan demikian pengertian tradisional
tentang konsep
kualitas
hanya
berfokus
pada
aktifitas inspeksi
untuk
mencegah
lolosnya
produk-
produk
cacat
ke
tangan pelanggan.
Kegiatan
inspeksi
ini
dipandang
dari
perspektif
system kualitas
modern
adalah
sia-sia,
karena
tidak
memberikan
kontribusi
pada
peningkatan kualitas.
Pada dasarnya, system kualitas
modern dapat dicirikan oleh
lima karakteristik,
sebagai berikut:
1. Berorientasi pada pelanggan (customer orientation).
2. Adanya partisipasi aktif yang dipimpin oleh manajemen puncak (top
management) dalam proses peningkatan kualitas secara terus menerus.
|